Tampilkan postingan dengan label Seputar Karburator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Karburator. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juli 2019

Komponen Dalam Karburator Rx King

Berikut ini saya akan menjelaskan sedikit tentang komponen2 dalam karburator.
yuk simak. cekidottt....
Karburator merupakan bagian terpenting dari sepeda motor. Hampir semua sepeda motor menggunakan karburator karena umumnya sepeda motor menggunakan bensin sebagai bahan bakar.


Baiklah saya akan menjelaskan satu persatu per bagiannya:
Contoh Rangkaian Komponen Karburator



a. Ruang Bahan Bakar.
Semua karburator memerlukan suplai bahan bakar yang selalu stabil.penyuplaian bahan bakar (dari tangki) akan dikendalikan oleh pelampung. Pelampung berfungsi untuk mengatur/ mengontrol pergerakan jarum pelampung bedarkan jumlah bahan bakar yang terdapat didalam ruang bahan bakar. Jarum pelampung berfungsi untuk menutup dan membuka seluran bahan bakar dari tangki. Bila jumlah bahan bakar di ruang bahan bakar telah mencapai ketinggian tertentu, maka jarum pelampung akan menutup saluran dan sebaliknya, bila bahan bakar telah berkurang maka pelampung akan turun dan jarum pelampung akan membuka saluran bahan bakar dari tangki.

b.Choke valve
Choke valve berfungsi untuk memperkaya campuran bahan bakar, terutama pada saat engine dalam keadaan dingin. Untuk menghsilkan campuran yang kaya, pada saluran masuk dipasang sebuah piringan (choke) yang dapat menutup saluran melalui saluran utama. Pada saat choke valve ditutup, kevakuman yang terjadi disaluran udara masuk akan “memaksa” bahan bakar lebih banyak keluar dari ruang bahan bakar sehingga campuran menjadi kaya.

c.Piston Valve (Thorttle Valve).Secara umum piston valve mengatur besar kecilnya saluran venturi, tetapi kalau kita lihat lebih jauh lagi, piston valve mengatur jumlah gas bahan bakar yang masuk kedalam silinder engine.

Dilihat dari sisi ini maka fungsi piston valve adalah:
·merubah putaran engine.
·Mempertahankan kecepatan engine (kendaraan) pada beban yang berbeda.

Piston valve dilengkapi dengan jarum skep (jet needle) yang berfungsi untuk mengatur jumlah bahan bakar yang keluar dari saluran utama (main jet).
Jarum skep ini memilii beberapa posisi pengaturan yang dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi pengeluaran bahan bakar dari saluran utama.

d.Main Jet.Main jet berfungsi untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar yang sesuai pada semua tingkat kecepatan engine putaran tinggi.
Hal ini dimungkinkan oleh perubahan posisi piston valve. Semakin tinggi posisi piston valve, maka semakin tinggi jarum skep terangkat, karena bentuk jarum yang tirus, maka semakin besar celah antara main jet dengan jarum skep, maka semakin banyak bahan bakar yang akan keluar dari ruang bahan bakar.

e. Slow Jet.Saluran ini berfungsi untuk menyuplai bahan bakar kedalam silinder engine pada saat engine dalam kondisi putaran langsam. Pada kondisi ini pison valve dalam keadaan menutup rapat.

f. Piston Valve Screw.
Sekrup ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya posisi piston valve (gas) pada saat engine putaran langsam.

g.Pilot Screw.Secrup ini berfungsi untuk mengatur jumlah aliran udara yang masuk ke ruang silinder sehingga diperoleh campuran yang tepat pada saat engine putaran langsam.

h. Pompa Akselerasi.Pompa akselerasi berfungsi untuk menambah jumlah bahan bakar saat engine mengalami perubahan kecepatan putaran, dari putaran rendah ke putaran tinggi. Penambahan bahan bakar ini diperlukan, sebab pada saat piston valve terangkat kevacuman akan turun sehingga suplai bahan bakar akan berkurang.

Demikian keterangan Memahami Komponen-Komponen Utama Karburator

#Semoga bermanfaat & semakin Kingers.

Cara Kerja Karburator Dan Sejarah Perkembangannya

Disini kembali lagi saya akan membahas mengenai karburator,
yuk simak. cekidotttt...

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
Karburator pertama kali ditemukan oleh Karl Benz pada tahun 1885 dan dipatenkan pada tahun 1886. Pada tahun 1893 insinyur kebangsaan Hungaria bernama János Csonka dan Donát Bánki juga mendesain alat yang serupa. Adalah Frederick William Lanchester dari Birmingham, Inggris yang pertama kali bereksperimen menggunakan karburator pada mobil. Pada tahun 1896 Frederick dan saudaranya membangun mobil pertama yang menggunakan bahan bakar bensin di Inggris, bersilinder tunggal bertenaga 5 hp (4 kW), dan merupakan mesin pembakaran dalam (internal combution). Tidak puas dengan hasil akhir yang didapat, terutama karena kecilnya tenaga yang dihasilkan, mereka membangun ulang mesin tersebut, kali ini mereka menggunakan dua silinder horisontal dan juga mendisain ulang karburator mereka. Kali ini mobil mereka mampu menyelesaikan tur sepanjang 1.000 mil (1600 km) pada tahun 1900. Hal ini merupakan langkah maju penggunaan karburator dalam bidang otomotif.

Karburator umum digunakan untuk mobil berhahan bakar bensin sampai akhir 1980-an. Setelah banyak kontrol elektronik digunakan pada mobil, penggunaan karburator mulai digantikan oleh sistem injeksi bahan bakar karena lebih mudah terintegrasi dengan sistem yang lain untuk mencapai efisiensi bahan bakar.



Cara Kerja Karburator :Pada waktu sepeda motor dihidupkan piston dalam silinder melakukan langkah hisap, hisapan ini membuat udara dari luar masuk ke dalam karburator. Kecepatan udara mengalir melewati spuyer kecil, sehingga mengakibatkan tekanan udara mejadi rendah, akibatnya bensin dalam ruang pelampung ikut terhisap naik keluar melalui spuyer kecil.
Bensin yang naik keluar bercampur dengan udara menjadi kabut/gas yang merupakan campuran udara dengan bensin. Gas ini akan masuk ke dalam ruang bakar di mesin untuk kemudian dibakar. Prinsip kerja karburator sebenarnya hampir mirip dengan semprotan obat nyamuk.

Tingkat putaran mesin dibagi 4 tahap :1.Putaran stasioner (langsam) : Pada posisi ini handle gas tidak diputar atau lepas gas, pada putaran ini dipengaruhi oleh sekrup penyetel udara dan sekrup penyetel gas. Bila putaran mesin tidak normal, maka penyebabnya adalah kedua sekrup penyetelan itu. Pada putaran ini pula yang bekerja adalah spuyer kecil atau pilot jet, sedangkan main jet sama sekali tidak bekerja. Bensin hanya memancar keluar melalui pilot jet untuk bercampur dengan udara.

2.Putaran rendah : Pada saat ini posisi handle gas diputar sampai 1/8 putaran, pada putaran ini yang berpengaruh adalah sekrup penyetel udara dan coakan pada skep. Pilot jet / spuyer kecil masih tetap bekerja untuk memancarkan bensin, sementara spuyer besar / main jet ikut memancarkan bensin namun masih dalam jumlah yang lebih sedikit.

3.Putaran menengah : Pada putaran ini posisi handle gas pada putaran 1/8 sampai 3/4, yang berpengaruh pada putaran ini adalah coakan skep dan posisi jarum skep. Pada putaran ini spuyer besar atau main jet bekerja lebih banyak memancarkan bensin , sementara spuyer kecil lebih sedikit memancarkan bensinnya.

4.Putaran tinggi : Posisi handle gas pada putaran 3/4 sampai penuh, yang berpengaruh adalah besarnya lubang spuyer besar/ main jet. Pada saat ini yang memancarkan bensin adalah spuyer besar atau main jet. Sementara spuyer kecil tidak bekerja memancarkan bensin.

Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Karburator masih digunakan dalam mesin kecil dan dalam mobil tua atau khusus seperti yang dirancang untuk balap mobil stock. Kebanyakan mobil yang diproduksi pada awal 1980-an telah menggunakan injeksi bahan bakar elektronik terkomputerisasi. Mayoritas motor masih menggunakan karburator dikarenakan lebih ringan dan murah, namun pada 2005 sudah banyak model baru diperkenalkan dengan injeksi bahan bakar.

Cara menyetel Rpm :
- Panaskan motor kurang lebih 2 menit.
- Putar penyetel langsam yang ada dikarburator pada sebelah kiri motor hingga putaran mesin
menengah atau kira-kira 4000 RPM.
- Langkah berikutnya menyetel skrup udara yang ada di bagian bawah pada karburator dengan
menggunakan alat Obeng (-) kecil.
- Besarnya stelan angin adalah kurang lebih antara 2 – 3 putaran. (putar kekanan mentok putaran
360 derajat dan kembalikan kekiri hingga 2 – 3 putaran sampe ke temu putaran mesin yang paling
stabil).
- Kemudian kecilkan RPM dengan memutar baut penyetel langsam kekiri hingga ditemukan
1200 - 1300 RPM, dengan melihat jarum penunjuk pada Tachometer.

Kendala yang dihadapi saat menyetel langsam : - Mesin tersendat-sendat (tidak bisa stabil).
- Periksa lubang main jet dan slow jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik.
- Ukuran Main jet dan slow jet tidak berubah ( sesuai dengan standar ) apabila tidak sesuai, maka
bisa susah langsam, karena campuran BB tidak tepat.
- Periksa apakah ada kebocoran udara pada karburator dan intake manifold.
- Putaran mesin turun terlalu lama (nge-gerung).
- Periksa kemungkinan baut karburator masih kendor, sehingga ada kebocoran udara.
- Periksa kedudukan jarum skep & skep sudah tepat dan tidak macet/seret pada saat balik.
- Periksa per skep mungkin sudah lemah.
- Periksa lubang main jet dan slow jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik.
- Periksa, kemungkinan BB bercampur dengan air.
- Knalpot nembak-nembak setelah gas ditarik.
- Periksa lubang main jet dan Pilot jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik.
- Periksa tidak ada kerusakan pada seal(karet) pada stelan angin, dengan membuka dan melepas skrup setelan angin dari karburator.
- Periksa dan pastikan bahwa skrup stelan angin tidak cacat (ujung yang lancip pada stelan angin tidak patah).
Demikian lah ulasan mengenai cara kerja karburator.

#Semoga bermanfaat & semakin Kingers.

Cara Menyetel Karburator Rx King Agar Pas dan Tidak Mberebet

Disini saya akan membagikan tips dalam mensetting karburator king agar pas dan tidak mberebet. yuk simak... cekidot...

Cara seting karburator RX King sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara seting karburator lainya, karena pada dasarnya cara kerja karburator itu sama, yaitu memberikan pasokan bahan bakar menuju ruang pembakaran, adapun prosesnya adalah menggabungkan campuran udara dan bahan bakar yang sesuai sehingga bahan bakar akan lebih mudah terbakar sempurna di dalam ruang pembakaran mesin.

Karburator rx king adalah komponen utama agar terciptanya pencampuran bahan bakar dengan udara. Disinilah letak awal tarikan motor yamaha rx king menjdi lebih mantap.
Yamaha rx king yang tarikanya ok, harus memenuhi beberapa aspek, mulai dari pemabkaran yang bagus, stelan karbu yang bagus serta tenaga yang dihasilkan menjadi maksimal. Dalam hal ini, atau peneyetelan diperlukan metode khusus dan feeling.

Cara menyetel karburator RX King
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menyetel karburator, maka alangkah baiknya juga dengan melakukan karburator itu sendiri, caranya adalah sebagai berikut:


1. Lepas karburator dari dudukanya, buka penampung bensin setelah terlepas, maka lepas pula main jet dan pilot jet taruh kedalam wadah agar tidak berantakan. Setelah itu lepas setelan angin yang ada pada bagian luar karburator, hati hati daat melepasnya karena terdapat per kecil dan ring juga karet sil kecil pula, ketok ketokan karburator dengan cara lubang angin tadi mengarah ke telapak tangan agar ring tersebut keluar.

2. Setelah itu bersihkan karburator dengan angin bertekan tinggi atau kompresor, atau kalau tidak punya bisa pake alat seadanya dengan di tiup pake mulut juga boleh he he he.... tapi sebelumnya karburator di cuci dengan menggunakan bensin dan kuas, pastikan lubang lubang yang ada teraliri bensin.

3. Periksa pilot jet dan main jet, jangan sampai lubangnya tertutup oleh kotoran, mau di apakan saja terserah, tapi yang penting tidak ada kotoran yang menyumbat pilot jet maupun main jet.

Jika anda bingung dengan main jet maupun slow jet, bisa lihat gambar dibawah, yang berwarna kuning main jet, warna biru slow jet.


Main jet ini berfungsi saat kita mengegas rx king dengan posisi penuh, sehingga penyemprotan bahan bakar juga akan banyak, dan slow jet ini berfungsi mengatur jumlah bahan bakar saat stasioner.
Jika anda ingin membuat rx king jadi kencang, pilih main jet yang lubangnya besar, sehingga jumlah bahan bakarnya untuk dibakar juga banyak. Namun jika anda ingin irit, main jetnya bisa kita beri ganjal, misal kabel kuningan.
4. Pasang kembali pilot jet dan main jet setelah itu pasang penampung bensinnya, di lanjutkan dengan memasang baut angin.

5. Sebelum karburator di pasang kembali ke dudukannya, jangan lupa periksa pula filternya, biasanya hal ini yang sering terlupakan padahal filter yang sudah tersumbat kotoran atau debu akan memperburuk kinerja karburator itu sendiri dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros. Bersihkan dengan angin bertekanan tinggi, atau ganti bila perlu.

6. Setelah proses semua di atas selesai langkah selanjutnya adalah memasang kembali karburator ke dudukannya semula. Pastikan baut dudukannya terpasang dengan kencang, karena apabila terjadi kebocoran antara karburator dan manifol akan membuat motor kehilangan tenaga.

7. Setelah semua terpasang sekarang saatnya menyetel karburator. Caranya adalah hidupkan mesin, apabila gas di lepas mati tahan dengan tangan, putar setelan angin tadi hingga kencang, kemudian kendurkan 2.5 atau 1.5 putaran, ini untuk ukuran standart, sekarang tinggal menyetel stasioner, untuk menyetel stasioner pemirsa bisa memutar ke kanan setelan stasioner, dalam arti ke kanan untuk menambah stasioner, ke kiri untuk mengurangi.





#semoga bermanfaat dan semakin kingers 

Cara Kerja Karburator Mencampur Bensin dengan Udara

Baiklah kali ini saya akan mengulas sedikit tentang cara keja karburator dalam mencampur bensin dan udara. yuk simak. cekidottt...

Bongkarlah karbu dan acak-acaklah isinya, pasti akan terheran-heran. Di situ tidak ada sekop atau sendok yang mengaduk udara dan bahan bakar. Tapi kok bensin dan udara bisa bercampur? Didalam karbu ada spuyer atau jet. Fungsinya, memecah bensin jadi molekul halus. Yang jelas, cara kerja karbu mengabutkan bensin hampir sama dengan semprotan nyamuk. Jika semprotan nyamuk atau pestisida memanfaatkan tekanan langsung pada tabung. Sementara, karburator memanfaatkan daya kevacuman isapan piston. Contohnya, mulut anda dimonyongkan, lantas sedot dengan kencang tuh air di gelas. Pasti masuk ke mulut. Kan, begitu maksudnya.
 

Agar bensin tidak masuk ke mesin dalam bentuk gumpalan saat tersedot, mesti dilewati saluran kecil. Itulah fungsi spuyer. Ini bisa dicontoh pada slang air. Jika ujungnya dipencet, otomatis semburannya jadi bias. Bias inilah, yang harus dicampuri udara, biar berubah jadi kabut. Jika bensin berubah bias, berarti dengan mudah bersenyawa dengan udara. 
Mau contoh lagi? Ya seperti air hujan yang tertiup angin kencang, pasti berubah jadi kabut. Padahal, hujan menetes dengan butiran besar.
Mari lebih dekat lagi. Pilot-jet menyuplai bensin saat mesin langsam. Sedangkan main-jet akan mendukung kebutuhan ketika dapur pacu berkitir tinggi. Keduanya saling mendukung. Tapi, om, dari mana tenaga nyemprotnya? kan dari daya vacum tadi, nak. Prinsip dasar karbu memanfaatkan perbedaan tekanan udara. Bukan dari skep yang terangkat ketika handel gas dipelintir, trus bensin otomatis menyembur. bukan itu, adik-adik...



Saat cuk terbuka
Eh, kamu tahu enggak, tiap karbu itu dilengkapi venturi? Tahu? Bagus, bagus. Lho, ada yang kagak tahu. Coba tengok lubang karbu. Ada bagian yang makin ke tengah kian menyempit, kemudian melebar lagi. Nah yang sempit itu namanya venturi. Disini tekanan udaranya lebih rendah. Hasilnya, kecepatan udara lebih kencang ketimbang di bagian lain. Seperti mulut monyong tadi itu. Yang sudah ngerti, ayo, tujuk monyong!..haha.




Saat sedang langsam
Akhirnya, bensin di mangkuk karbu tersedot pilot-jet dan main-jet ke atas dan akhirnya bersenyawa dengan udara atau hawa. Bukan bensin pinter manjat. Ya seperti hujan tertiup angin tadi. Kan jadi kabut. Lalu , bagaimana udara masuk saat mesin stasioner? Kan skep menutup rapat venturi. ah...ini mah tersedia lubang udara khusus yang di by-pas langsung ke rumah pilot-jet. Tenaga Sedotnya, tetap memanfaatkan daya vacum. Lubang Khusus ini, dilengkapi pengatur jumlah udara. Ini yang disebut sekrup setelan udara. Kesimpulannya, jika sampeyan mengganti pilot-jet, meski diikuti menambah setelah udara, asal idle tetap kaya. Gitu, ganti. Roger!




Saat kecepatan tinggi, skep terbuka penuh
Menurut teori dibangku sekolah, campuran udara bahan bakar idealnya 1:15. Artinya satu molekul bensin bercampur dengan 15 molekul udara. Hitungannya, kondisi seperti ini pembakaran benar-benar sempurna. Makanya, campuran terlalu kaya berakibat mbrebet. Kekurangan bensin malah cepat panas. Jika kabutnya terlalu halus, ruang bakar tandus. Sebaiknya, jika bahan bakar masuk dalam bentuk cair bulat-bulat, pembakaran cenderung basah. Tenaga oke, campuran bensin udara optimal! 


Demikian lah ulasan singkat ini.
#Semoga bermanfaat dan semakin kingers 

Trik Pemasangan Ground Strap Pada Koil Rx King (Memperbesar Pengapian)

hallo bro sist kali ini kita bahas tentang trik pemasangan  ground strap di motor rx king maupun di motor2 lainnya. yuk simak. cekidottt... ...